Disdik Lemah, Stiker Caleg Dibagikan saat Siswa Ujian Kesetaraan

stiker BOJONGGEDE – Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Kali ini, akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan Disdik dalam menggelar Ujian Nasional (UN) Kesetaraan, seorang calon legislatif (caleg) membagi-bagikan stiker pada warga belajar yang sedang mengerjakan tes ujian.

Stiker milik caleg DPRD Jabar, Jalaludin itu dibagi-bagikan oleh Hoiriah dan Ika. Jalaludin sendiri merupakan pengurus Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Kabupaten Bogor dan dekat dengan pejabat Disdik Kabupaten Bogor. “Saya dapat stikernya ini waktu sedang ujian. Dibagi-bagikan dalam kelas, waktu mau mengerjakan soal-soal ujian,” ujar seorang warga belajar yang enggan disebutkan namanya.

Saat dikonfirmasi, pengawas ujian Encih membenarkan adanya pembagian stiker ini. Dia mengatakan, si caleg yang juga menjadi guru, sebelumnya meminta ijin memberikan informasi. “Ijinnya akan memberikan informasi kepada warga belajar. Tapi ternyata bagi-bagi stiker. Saat bagi-bagi, mau saya kritik tapi nggak enak juga karena dia juga pengajar. Sebenarnya secara etika tidak boleh,” jelas Encih.

Pengawas lainnya, Rina membenarkan adanya pembagian stiker saat siswa akan mengerjakan ujian nasional kesetaraan. Namun Rina mengaku tidak tahu siapa yang menyebarkannya. “Iya memang ada. Tapi saya saat itu tidak tahu siapa yang menyebarkan stiker calegnya,” ujar Rina.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Jalaludin mengakui jika stikernya sudah dibagi-bagikan kepada warga belajar yang sedang mengikuti ujian. Dia mengatakan, istrinya dan Ika yang menyebarkan stiker tersebut. “Iya ada stiker saya yang dibagi-bagikan kepada warga belajar. Tapi saya sudah meminta untuk dihentikan. Saya anggap biasa saja,” kata Jalaludin.

Kasie Kesetaraan Disdik Kabupaten Bogor, Nila, menyesalkan adanya penyebaran stiker caleg saat siswa sedang melaksanakan ujian kesetaraan. Menurutnya, hal itu tidak boleh terjadi. “Tidak boleh itu. Nanti saya akan konfirmasi Jalaludin, apa maksudnya bagi-bagi stiker di sekolah,” tandas Nila.

Sedangkan Humas Disdik, Roni Sukmaya via SMS menyatakan jika urusan pembagian stiker caleg merupakan urusan Panwaslu dan KPU. Saat ditanya bahwa penyelenggara UN Kesetaraan adalah Disdik, yang mana pengawasannya lemah, Roni enggan memberikan jawabannya. (opik)